Tugas Akhir
Pengaruh Siklon Tropis Terhadap Medan Angin Dan Vortisitas Di Indonesia Bagian Timur
ABSTRAK
Siklon tropis Kirrily terbentuk pada awal pagi 27 April 2009 di Laut Arafuru atau pada posisi 6.5 LS dan 134.1 BT yang masih masuk dalam wilayah Republik Indonesia. Waktu hidupnya cukup singkat, karena tumbuh di lautan yang kurang luas dan banyak terdapat kepulauan sehingga hanya terbentuk menjadi siklon tropis berkategori satu. Kemudian siklon tropis ini melintasi kepulauan Aru, sehingga mengalami pelemahan akibat efek kekasaran daratan, hingga pada keesokan harinya siklon tropis Kirrily punah di tenggara kepulauan Kai.
Meskipun hanya mencapai kategori satu namun siklon tropis ini
merupakan siklon tropis yang unik karena dapat tumbuh di perairan dengan factor koriolis yang kecil. Terlepas dari keunikannya, penulis tertarik untuk mengkaji pengaruh siklon tropis Kirrily terhadap medan angin dan vortisitas di daerah sekitarnya pada rentang waktu 22 April - 4 Mei 2009. Rentang waktu ini kemudian digolongkan menjadi tiga periode yakni, periode pra siklon, periode saat siklon dan periode pasca siklon.
Untuk mengetahui kondisi medan angin, penulis langsung mengacu
pada data model yang telah ada dan kemudian melakukan perbandingan pada tiap periode. Sedangkan untuk mengetahui nilai-nilai vortisitas, penulis melakukan perhitungan dengan menerapkan persamaan dasar yang diperoleh dalam mata kuliah Meteorologi Dinamis dan kemudian membandingkan nilainilai vortisitas pada tiap periode.
Dengan perbandingan ini diharapkan dapat diketahui seberapa jauh
pengaruh yang diakibatkan oleh siklon tropis Kirrily dari segi medan angin dan vortisitas.
| 20101042.1 | RAC p 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain