Tugas Akhir
Klasifikasi Iklim Menurut Schmidt Dan Ferguson Di Provinsi Bali
ABSTRAK
Secara geografis wilayah Indonesia sangat strategis karena terletak diantara 2
benua dan 2 samudera serta terletak di daerah katulistiwa. Selain karena letak
geografisnya yang strategis, kondisi fisik Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau
dan beragamnya bentuk topografi menyebabkan terbentuknya pola iklim dan pola
persebaran hujan yang beragam di setiap daerah di wilayah Indonesia. Pada
dasarnya wilayah Indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe iklim
sesuai dengan komoditas yang diinginkan. Salah satu klasifikasi iklim yang umum
digunakan di Indonesia adalah sistem klasifikasi Schmidt dan Ferguson.
Kegiatan pertanian erat kaitannya dengan iklim. Hujan sebagai salah satu
parameter iklim merupakan faktor pembatas bagi kegiatan pertanian secara
umum. Oleh karena itu klasifikasi iklim untuk wilayah Indonesia, khususnya
Provinsi Bali, dikembangkan dengan menggunakan curah hujan sebagai kriteria
utama.
Hasil pengolahan data curah hujan bulanan dalam periode pengamatan hingga 30
tahun dari 66 pos hujan yang tersebar di 8 kabupaten di wilayah Provinsi Bali,
secara umum menunjukkan bahwa daerah Provinsi Bali memiliki 6 kondisi iklim
menurut Schmidt dan Ferguson yaitu sangat basah (tipe A), basah (tipe B), agak
basah (tipe C), sedang (tipe D), agak kering (tipe E) dan kering (tipe F). Daerah
dengan tipe iklim A terdapat di bagian tengah Pulau Bali dan meliputi sebagian
kecil wilayah dimana daerah tersebut berupa lereng gunung. Daerah dengan tipe
iklim B juga terdapat di bagian tengah Pulau Bali yang berupa lereng gunung dan
memiliki wilayah cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan daerah bertipe
iklim A. Tipe iklim C mendominasi daerah dataran tinggi dan lereng gunung di
wilayah Provinsi Bali bagian tengah dan barat, sedangkan wilayah bagian selatan
dan sebagian besar wilayah bagian utara bertipe iklim D. Wilayah dataran rendah
di pesisir pantai utara secara umum memiliki iklim bertipe E dan sebagian
kecilnya bertipe F, sedangkan pulau Nusa Penida memiliki iklim tipe E di seluruh
wilayahnya. Kondisi topografi sangat mempengaruhi karakteristik dan tipe iklim
di wilayah Provinsi Bali.
| 20101004.1 | BAI k 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain