Tugas Akhir
Pemetaan Anomali Medan Magnet Total Di Kabupaten Tanggamus,Propinsi Lampung
ABSTRAK
Metode magnet adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk menyelidiki kondisi bawah permukaan bumi dengan memanfaatkan sifat
kemagnetan batuan yang diidentifikasikan dengan suseptibilitas batuan. Metode ini didasarkan pada pengukuran variasi medan magnetik di permukaan bumi yang disebabkan adanya variasi distribusi (anomali) benda termagnetisasi di
bawah permukaan bumi. Anomali medan magnetik total diperoleh dengan cara melakukan koreksi data lapangan dengan variasi harian dan medan magnetik
referensi di daerah penelitian.
Data yang diperoleh merupakan hasil survey magnet di suatu lokasi yang terletak di Kabupaten Tanggamus, Propinsi Lampung, berupa data medan magnet total (F) sebanyak 130 titik pengukuran dan data base station dari tanggal 4 hi ngga 7 September 2008. Data tersebut diolah hingga mendapatkan harga anomali medan magnet total di setiap titik pengukuran, yang kemudian dikonturkan, selanjutnya dilakukan interpretasi kualitatif dari kontur anomali magnet yang diperoleh.
Berdasarkan kontur anomali medan magnet dilokasi penelitian, diketahui rentang anomali magnetnya berkisar antara -700 nT hingga 350 nT, dan sebagian besar nilai anomali dilokasi penelitian menunjukkan nilai anomali magnet yang negatif, dan ditafsirkan penyebab anomali di lokasi penelitian sebagian besar dari
batuan yang bersifat diamagnetik. Selain itu terdapat dua dipole magnet yang berukuran relatif kecil, dan
diduga batuan penyebab anomalinya juga relatif kecil. Serta terdapat sebuah dipole anomali yang ditafsirkan anomalinya cukup kuat, akan tetapi kutub anomali
positifnya tidak kelihatan karena data dukungnya kurang, hal ini mengindikasikan bahwa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan perluasan titik pengukuran di
lokasi penelitian.
| 20102006.1 | DJA p 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain