Tugas Akhir
Pemetaan pola Distribusi Dan Pengelompokan Tipe Hujan Kabupaten Maros
ABSTRAK
Zona musim (ZoM) adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki
perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan hujan. BadanMeteorologi Klimatologi dan Geofisika telah membuat Zona Musim yangbermanfaat untuk meningkatkan ketepatan pemberian informasi iklim di Inonesia.Namun demikian ZoM yang ada sekarang dinilai masih terlalu luas yaitu dalamskala propinsi. Untuk itu diperlukan ZoM dengan cakupan wilayah yang lebihsempit, misalnya skala kabupaten.
Perwilayahan pola curah hujan di kabupaten Maros menggunakan metodecluster terhadap data curah hujan selama kurun waktu 10 tahun (1993-2002). Daridata ini diperoleh daerah-daerah yang mempunyai tipe hujan yang sama. Daerahdaerah tersebut kemudian di kelompokkan menjadi satu wilayah tipe hujan yangmempunyai karekteristik tertentu.
Hasil perwilayahan pola hujan dasarian tampak bahwa di kabupaten Marosterdapat 4 pola hujan yang berbeda. Perbedaan ini di cirikan oleh panjang musimhujan dan kemarau serta curah hujan untuk setiap periode musim. Panjang musimkemarau berkisar dari 12 dasarian ZoM 2 hingga 16 dasarian ZoM 1. Sementarapanjang musim hujan kerkisar dari 20 dasarian ZoM 1 hingga 24 dasarian ZoM 2.Pada saat musim hujan , curah hujan tertinggi terjadi pada ZoM 3 sebesar 3663mm dan terendah pada ZoM 2 sebesar 2408 mm. pada musim kemarau , curahhujan trtinggi terjadi pada Zom 3 sebesar 369 mm dan yang terendah pada Zom 2sebesar 268 mm.
| 20101003.1 | ABD p 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain