Tugas Akhir
Analisa Unsur Meteorologi Saat Kejadian Asap (Smoke) Di pontianak (Studi Kasus Tahun 1997)
ABSTRAK
Kebakaran hutan dan lahan saat ini telah dipandang sebagai salah satu bentuk gangguan terhadap pengelolaan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya kebakaran hutan dan lahan adalah faktor bahan bakar, faktor manusia dan faktor cuaca terutama kekeringan akibat perubahan musim maupun pada tahun-tahun terjadinya Osilasi Selatan – El Nino (ENSO) sering mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Asap hasil kebakaran hutan dan lahan merupakan sumber polutan di udara yang sangat besar. Dampaknya terhadap kesehatan masyarakat berupa gangguan pernapasan serta dapat mengganggu transportasi (darat, sungai/danau/laut, udara). Selain itu keberadaan asap di atmosfer permukaan dapat mempengaruhi unsur meteorologi khusunya visibility (jarak pandang mendatar).
Dalam tuliusan ini nantinya akan digunakan data sinop, data curah hujan, data SOI yang akan diolah dan dianalisa dengan metode grafik, metode KBDI(Keetch-Byram Drought Index) dan metode Wind Rose , dimana outputnya dalam bentuk tabel dan grafik yang berguna untuk mengidentifikasi karakteristik dari kekeringannya dan mengetahui arah & kecepatan angin dominan di wilayah Pontianak
Dari hasil penelitian ini, diketahui karakteristik kondisi cuaca sebelum terjadi Asap dan sesudah terjadi Asap yang berguna untuk memberikan informasi dini sebelum terjadi hal yang serupa pada waktu mendatang.
| 20101066.1 | IST a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain