Tugas Akhir
Pemanfaatan Data satelit Cuaca Mitsat Untuk Estimasi Curah Hujan Di Wilayah Kemayoran
ABSTRAK
Satelit cuaca merupakan alat berteknologi tinggi yang digunakan untuk memantau kondisi cuaca di bumi dari jarak jauh. Salah satu data citra satelit cuaca yang digunakan oleh BMKG sampai saat ini yaitu data citra dari satelit cuaca MTSAT. Salah satu parameter cuaca yang dapat teramati oleh satelit cuaca ini adalah awan, yakni suhu puncak awan dan albedo awan. Pengamatan awan dari satelit dapat digunakan untuk menafsirkan keadaan cuaca pada suatu wilayah, termasuk penafsiran (estimasi) hujan di wilayah tersebut.
Dalam penelitian ini penulis mencoba membuat model matematis hubungan antara curah hujan dengan suhu puncak awan dan atau albedo awan untuk tiap periode musim yaitu periode musim hujan (data bulan Desember 2008-Februari 2009) dan periode musim kemarau (data bulan Juni 2009-Agustus 2009). Setelah memperoleh model matematisnya, maka selanjutnya adalah menguji model tersebut dengan membandingkan antara curah hujan estimasi dari model dengan curah hujan aktualnya menggunakan data selama seminggu pada bulan Februari 2010 dan Juni 2010.
Hasil penelitian ini antara lain (1) satelit cuaca MTSAT baik digunakan untuk memantau data suhu puncak awan dan albedo awan secara kontinyu (2) terdapat hubungan yang erat antara curah hujan dengan suhu puncak awan dan albedo awan (3) persamaan model matematis curah hujan dengan suhu puncak awan dan albedo awan merupakan yang terbaik di antara model lainnya.
| 20101108.1 | WAT p 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain