Tugas Akhir
Analisis Verifikasi Tafor Di Stasiun Meteorologi Ngurah Rai Denpasar
ABSTRAK
Layaknya dalam setiap operasi penerbangan, banyak hal yang harus
diperhatikan menyangkut keselamatan penumpang dan awak kabin. Setidaknya
terdapat tiga faktor utama yang harus diperhatikan yaitu kondisi pesawat
(kelayakan terbang pesawat tersebut), manusia dan yang juga penting adalah
faktor cuaca (unsur-unsur meteorologi). Kondisi cuaca yang buruk tidak saja
mengganggu aktivitas pesawat selama dalam penerbangan (en route), tetapi juga
saat pesawat lepas landas dan mendarat.
Guna meminimalisasi kemungkinan terburuk akibat gangguan cuaca, maka
penting bagi para penyelenggara kegiatan penerbangan untuk senantiasa
memperhatikan perkembangan cuaca. Stasiun Meteorologi Ngurah Rai, yang
terletak di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai di Bali adalah salah satu
Stasiun Meteorologi yang melayani informasi cuaca untuk penerbangan/ Tafor.
Definisi Tafor menurut Wikipedia: “Tafor adalah format untuk melaporkan
informasi prakiraan cuaca, khususnya yang berhubungan dengan penerbangan.
Tafor adalah singkatan dari Terminal Aerodrome Forecast atau, di beberapa
negara disebut dengan Terminal Area Forecast.” (Wikipedia, the Free
Encyclopedia). Dalam hal ini perlu dilakukan pengujian apakah terdapat
kesamaan keakuratan data antara verifikasi Tafor tahun 2005 dengan data
verifikasi Tafor tahun 2008.
Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan Uji hipotesis, Akurasi
prakiraan untuk ke enam paramater yang diujikan (arah angin, kecepatan angin,
visibility, keadaan cuaca, jumlah awan dan tinggi dasar awan) dapat dikatakan
sama Namun demikian, berdasarkan rata-rata Prosentase Verifikasi Tafor Stasiun
Meteorologi Ngurah Rai Denpasar tahun 2005 dan 2008, prakiraan arah angin
masih belum memenuhi prosentase minimum sesuai Instruksi
Met/No.099/Verifikasi Perkiraan/I/88 tentang Persyaratan Ketelitian Prakiraan.
| 20101029.1 | IRM a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain