Tugas Akhir
Komparasi Data Curah Hujan Obsevatorium Dan Hellman D Stasiun Meteorologi Cilacap Dan Stasiun Meteorologi Tegal
ABSTRAK
Curah hujan adalah jumlah air hujan yang turun ke permukaan tanah per satuan luas per satuan waktu, apabila air hujan tersebut tidak menguap, tidak meresap, dan atau tidak mengalir. Alat penakar hujan yang dipergunakan dalam pengamatan curah hujan terbagi dalam dua jenis, yaitu penakar hujan biasa tipe observatorium ( obs ) untuk pengamatan synoptik dan penakar hujan otomatis tipe Hellman. Namun penggunaan kedua penakar hujan ini di stasiun meteorologi di Indonesia pada umumnya sering menimbulkan pertanyaan, “Apakah data yang dihasilkan oleh penakar hujan tipe Hellman lebih akurat dibandingkan dengan data yang dihasilkan dari alat konvensional?”. Berdasarkan hal tersebut, penulis mencoba untuk membandingkan secara ilmiah kdan data curah dari dari penakar hujan tipe observatorium dan tipe Hellman
Pada penelitian ini, digunakan data series curah hujan harian penakar hujan Obsevatirium dan Hellman dari Stamet Cilacap tahun 2005-2009, Dan dari Stamet Tegal pada tahun 2002-2007, dan penakar hujan observatorium dari ketiga stasiun tersebut. Data curah hujan tersebut dikelompokkan berdasarkan range ukur yaitu pengelompokan data curah hujan dengan range 5 mm dan waktu yaitu pengelompokkan data curah hujan berdasarkan bulan yang sama dari keseluruhan tahun data penelitian. Setelah itu dicari rata-rata, selisih, standar deviasi, korelasi, dan grafik dari kedua data curah hujan pada masingmasing stasiun. Sehingga didapatkan hasil bahwa perbandingan tingkat keakuratan data curah hujan yang diperoleh dari synop ( penakar hujan obs )dengan data curah hujan tipe Hellman di tiap-tiap stasiun berbeda-beda satu dengan lainnya,
| 20101028.1 | POP k 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain