Tugas Akhir
Periodisitas Anomali Angin Permukaan Di Enam Wilayah Di Indonesia
ABSTRAK
Indonesia terletak di daerah tropis dimana keadaan cuacanya masih sangat sulit diprediksi. Angin sebagai salah satu parameter cuaca yang dapat membentuk cuaca memiliki periodisitas tertentu. Mulai dari harian hingga tahunan.
Dalam penulisan ini, data yang digunakan yaitu angin permukaan di beberapa wilayah di Indonesia, di antaranya yaitu Bengkulu, Pontianak, Semarang, Maros, Kupang, dan Jayapura. Dengan menggunakan analisis spektral akan didapatkan periodisitas anomali angin permukaan di wilayah – wilayah tersebut.
Dari hasil analisis spektral terhadap data anomali angin ( data angin yang telah dikurangi rata – ratanya ) terlihat bahwa puncak spektral pertama anomali angin meridional di Semarang, dan Maros memiliki periodisitas antara 41 – 60 hari seperti periodisitas MJO. Bila ditinjau dari angin zonal, puncak spektral pertama di Pontianak, Semarang, dan Jayapura memiliki peirodisitas antara 30 – 41 hari, dimana peridiositas anomali angin di tempat – tempat tersebut seperti periodisitas MJO. Pada puncak spektral kedua dan ketiga terlihat bahwa di wilayah – wilayah tersebut terjadi osilasi yang bervariasi.
| 20101036.1 | MAW p 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain