Tugas Akhir
TINGKAT KEAKTIFAN GEMPABUMI PROVINSI MALUKU ( 1970 2011 )
ABSTARK
Tingkat keaktifan gempabumi di Provinsi Maluku dapat diketahui melalui
analisis parameter seismotektonik menggunakan relasi Gutenberg-Richter,
analisa ini dapat juga memberi gambaran mengenai indeks seismisitas dan
periode ulang gempabumi, sehingga mampu memberikan informasi terkait
dengan usaha mitigasi bencana gempabumi.
Pada laporan kerja ini analisa parameter seismotektonik, indeks seismisitas
dan periode ulang gempabumi menggunakan data gempabumi dari katalog
BMKG, tahun 1970 hingga 2011, dengan batasan wilayah 2o LS–9o LS dan 125o
BT–135oBT, yang hanya meliputi provinsi Maluku. Batas magnitudo yang dipakai
M≥4.5, dan kedalaman h≤6.5, dengan interval waktu 42 tahun, sehingga jumlah
data yang diolah 2510 data gempabumi.
Perhitungan parameter seismitektonik menggunakan metode maksimum
likelihood.
Dari analisa parameter seismotektonik, analisa indeks seismisitas dan periode
ulang gempa, diperoleh variasi nilai-b berkisar 0.4-1.6, varisai nilai-a berkisar
antara 2.4-8.6, standar deviasi antara 0.05-1.3. Sedangkan indeks seismisitas
M≥4 SR berkisar 0.1-13.3, M≥5 SR berkisar 0.01-1, M≥6 SR berkisar 0.00007-
0.2, M≥7 SR berkisar 0.0000004-0.03. Untuk periode ulang dengan M≥4 SR
berkisar 0.1-6.9 tahun, M≥5 SR berkisar 1-102.3 tahun, M≥6 SR berkisar 6.3-
5189 tahun, M≥7 SR berkisar30.3-2254391.2 tahun. Pola distribusi nilai-b yang
tinggi bersesuaian dengan nilai-a yang tinggi pula, sehingga dapat dikatakan
daerah tersebut memilki tingkat keaktifan gempa yang tinggi. Hal ini dapat dilihat
dengan indeks seismisitas yang tinggi dan periode ulang gempabumi yang
pendek. Dari hasil ini diperoleh daerah dengan tingkat keaktifan gempa yang
tinggi meliputi pulau Buru, Pulau Seram bagian tengah dan timur, pulau Selaru
dan sekitanya, bagian barat kepulauan Tanimbar, dan kepulauan Babar.
Dari hasil analisa ini dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat
setempat agar mengetahui keadaan seismisitas wilayah tersebut, sehingga dapat
melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap gempabumi.
| 20122011.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain