Tugas Akhir
PERBANDINGAN NILAI PERCEPATAN TANAH BERDASARKAN RUMUS EMPIRIS DENGAN DATA ACCELEROGRAPH UNTUK WILAYAH JAWA TIMUR
ABSTRAK
Jawa timur merupakan wilayah dengan tingkat seismisitas yang cukup tinggi. Padatnya penduduk menjadikan daerah tersebut rawan terhadap bencana gempa bumi. Nilai percepatan tanah akibat gempa bumi dapat ditentukan menggunakan beberapa rumus empiris. Khusus untuk wilayah JawaTimur belum diketahui rumusan empiris percepatan tanah yang sesuai. Oleh karena itu perlu dilakukan studi perbandingan antara nilai percepatan tanah empiris dengan hasil pencatatan accelerograf.
Rumusan empiris yang digunakan adalah Youngs (1997), Fukushima (1990) dan Mc Guirre(1974). Data yang digunakan adalah data parameter 55 event gempa bumi dan sinyalnya yang tercatat pada 13 stasiun Accelerograf di Jawa Timur dengan batasan wilayah 5º41’LS-8º46’LS dan 110º53’BT - 114º36’BT, magnitude > 5Mb, kedalaman < 100km, dan jarak episenter gempa ke stasiun terdekat r ≤ 500 km. Penelitian dilakukan dengan menghitung selisih antara nilai percepatan tanah empiris dengan hasil pembacaan accelerograf.
Hasil pembanding pada 13 stasiun accelerograp di wilayah Jawa Timur menunjukkan adanya perbedaan antara nilai pencatatan alat accelerograph dengan hasil perhitungan ketiga rumusan tersebut. Dari ketiga rumus empiris didapatkan rumus Fukushima memiliki nilai selisih terkecil pada setiap stasiun Accelerograph. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rumus empiris fukushima cukup representative apabila digunakan untuk menghitung nilai percepatan tanah di Jawa Timur.
| 20122001 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain