Tugas Akhir
UJI KEAKURATAN ESTIMASI CURAH HUJAN SATELIT TRMM TERHADAP HASIL OBSERVASI PERMUKAAN
ABSTRAK
Wilayah Indonesia yang sangat luas baik daratan maupun lautannya menyebabkan pengukuran curah hujan menjadi lebih sulit. Wilayah-wilayah seperti lautan yang sulit dijangkau dan beberapa daerah di Indonesia tidak memiliki stasiun pengamatan sehingga data curah hujan pada wilayah tersebut tidak tersedia. Untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut dibutuhkan dana yang tentunya tidak sedikit. Permasalahan-permasalah ini kemudian dijawab oleh satelit TRMM. Khusus untuk wilayah tropis, saat ini telah tersedia sebuah perangkat remote sensing yang melakukan misi pengukuran curah hujan di wilayah tropis menggunakan satelit TRMM (Dodo Gunawan, Jurnal Met Geof Vol. 9 No.1 Juli 2008). Hal ini memungkinkan pemantauan curah hujan pada wilayah yang luas bahkan tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh peralatan konvensional.
Dalam penelitian ini digunakan data curah hujan bulanan hasil observasi di dua lokasi yakni Stasiun Klimatologi Maros periode 1998-2010 dan Stasiun Meteorologi Pomalaa periode 2001-2010 serta data curah hujan bulanan estimasi satelit TRMM jenis 3B43 dengan resolusi spasial 0,25° x 0,25°. Pengolahan data menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW) dan metode statistik. Metode IDW digunakan untuk mengetahui nilai estimasi curah hujan satelit TRMM pada ke dua wilayah penelitian sedangkan metode statistik digunakan untuk melakukan uji keakuratan estimasi curah hujan satelit TRMM terhadap hasil observasi.
Proses analisis memberikan hasil bahwa untuk wilayah Maros dan Pomalaa, pola curah hujan yang ditunjukkan oleh ke dua jenis data memiliki kesesuaian yakni membentuk pola monsunal. Untuk wilayah Maros, curah hujan bulanan estimasi cenderung lebih rendah dari curah hujan observasi. Sedangkan untuk Pomalaa tidak menunjukkan kecenderungan lebih rendah ataupun lebih tinggi. Kualitas data curah hujan bulanan estimasi adalah baik untuk kedua lokasi sehingga data tersebut dapat menjadi pengontrol kualitas dan dapat digunakan untuk menduga besarnya curah hujan aktual. Penyimpangan curah hujan bulanan estimasi untuk Pomalaa lebih baik dibandingkan Maros. Persamaan regresi linear umum dan persamaan regresi linear di tiap-tiap bulan dapat digunakan bersama untuk menduga nilai curah hujan aktual di kedua wilayah tersebut.
Kata kunci : Curah Hujan, Satelit TRMM, IDW
| 20121143.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain