Tugas Akhir
PENGARUH EL NINO TAHUN 1997, 2002, 2004 DAN 2009 TERHADAP CURAH HUJAN DI STASIUN METEOROLOGI PERAK SURABAYA (STUDI KASUS)
ABSTRAK
El Nino sebagai fenomena lautan-atmosfer skala global (Philander 1990)
tidak selalu muncul dimuka bumi dengan intensitas kuat. El Nino akan
memberikan dampak kekeringan di wilayah Indonesia. Kaitan El Nino dengan
wilayah Maritime Continen Indonesia tidaklah selalu menghasilkan pengaruh
yang sama di setiap tempat tetapi bervariasi tergantung pada letek geografis,
topografi, orografi dan keadaan anomali SST di sekitar daerah tersebut.
Fenomena El Nino merupakan fenomena cuaca skala global yang memberikan
pengaruh terhadap kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia.
Penelitian ini akan membahas mengenai hubungan curah hujan bulanan
di Stasiun Meteorologi Perak Surabaya terhadap anomali SST di Nino 3.4,
pengaruh El Nino tahun 1997, 2002, 2004, dan 2009 terhadap curah hujan
bulanan dan tahunan, serta pengaruh El Nino terhadap awal musim kemarau dan
panjang musim kemarau, sedangkan data yang digunakan adalah data Anomali
SST Nino 3.4, Curah Hujan tahun 1997, 2002, 2004, dan 2009, serta Curah
Hujan Normal yang digunakan untuk membandingkan perubahan Curah Hujan
yang diteliti dan metode yang penulis gunakan adalah metode rata-rata hitung
dan korelasi.
Hubungan antara curah hujan bulanan dengan anomali SST Nino 3.4
cenderung kuat dengan rata-rata nilai korelasi lebih kecil dari -0,5, El Nino akan
memberikan pengaruh terhadap penurunan curah hujan, baik curah hujan
tahunan maupun curah hujan bulanan, panjang musim kemarau di Surabaya
akan bertambah panjang jika terjadi El Nino, sehingga dapat disimpulkan
bahwa curah hujan di Surabaya dipengaruhi oleh fenomena El Nino.
| 20121141.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain