Tugas Akhir
ANALISA CUACA EKSTRIM DI MEDAN ( STUDI KASUS HUJAN LEBAT TANGGAL 4 JANUARI 2011 & 23 MEI 2011 )
ABSTRAK
Cuaca ekstrim seperti angin kencang dan hujan lebat merupakan
fenomena yang sering terjadi di Indonesia. Hujan lebat yang terkadang berdampak pada terjadinya banjir adalah fenomena cuaca yang sering dibahas karena akibat yang ditimbulkan dari fenomena ini dapat menyebabkan kerugian dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pada kejadian hujan lebat tanggal 4 Januari 2011 dan 23 Mei 2011 di wilayah Medan, penulis mencoba melakukan kajian analisa cuaca bagaimana proses terjadinya hujan lebat yang berdampak pada terjadinya banjir tersebut.
Dalam analisa cuaca tersebut, dilakukan kajian untuk melihat fenomena gangguan cuaca seperti pusat tekanan rendah, Konvergensi dan lain-lain dengan menggunakan data medan angin 3000 feet. Dalam kajian tersebut juga akan dilihat keadaan labilitas atmosfer dengan menggunakan data radio sonde yang akan ditinjau dari perhitungan lapse rate, suhu konvektif ( Tc ) , Convection Condensation Level ( CCL ) dan Equilibrium Level ( EL ) , harga Showalter Indeks ( SI ) , K Indeks dan mengetahui nilai RH tiap lapisan.
Setelah dilakukan analisa, dapat disimpulkan bahwa pada kedua kasus tersebut kondisi suhu muka laut yang cukup hangat sekitar 28
C berdampak pada naiknya curah hujan karena naiknya suhu muka laut menunjukkan peningkatan energi di laut yang memberikan kemungkinan naiknya tingkat penguapan dan pembentukan awan awan hujan di atmosfer. Pada kejadian tersebut juga didapatkan keadaan atmosfer labil dan awan yang terbentuk jenis awan konvektif. Dan adanya gangguan cuaca yaitu adanya pusat tekanan rendah dan Konvergen yang mempengaruhi mekanisme pembentukan awan.
Kata kunci : hujan, awan, gangguan cuaca
| 20121139.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain