Tugas Akhir
ANALISIS KONDISI ATMOSFER PADA SAAT KEJADIAN HUJAN EKSTRIM DI LABUHA (STUDI KASUS TANGGAL 27 JUNI 2006)
ABSTRAK
Pada tanggal 27 juni 2006 terjadi hujan di Labuha Maluku Utara dengan intensitas sedang – lebat (hujan ekstrim) yang terjadi selama 1 hari dengan jumlah curah hujan selama 24 jam mencapai 262 mm.
Untuk mengetahui pola cuaca yang terjadi pada hari kejadian hujan ekstrim, penulis menganalisis pola streamline, citra satelit MTSAT, pola cuaca permukaan (synoptik) yang meliputi suhu udara (T), kelembaban udara relatif (RH), dan tekanan udara permukaan (P), dan kondisi udara atas (upper air) dengan mengolah data PIBAL menggunakan Hodograph.
Pada hari kejadian hujan ektrim, pengaruh Low Pressure Area, Shearline, dan Eddy yang sangat kuat di daerah Labuha sehingga menyebabkan terbentunya awan pada daerah ini. Dari pantauan citra Satelit MTSAT terlihat perkembangan awan yang singnifikan dari jam 03.00 UTC sampai jam 18.00 UTC. Kondisi cuaca permukaan menunjukkan adanya pola perubahan yang relatif signifikan terutama suhu udara (T) dan kelembaban udara relatif (RH) yang berpengaruh terhadap terjadinya hujan pada tanggal tersebut kecuali tekanan udara pada saat kejadian menunjukan pola perubahan yang kurang signifikan. Pada hari kejadian hujan ekstrim keadaan udaranya “Labil”. Hujan yang terjadi lebih karena pengaruh kondisi skala regional yang ditandai dengan adanya pengaruh low pressure area, shearline
| 20121135.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain