Tugas Akhir
ANALISA VARIASI ANGIN PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE WIND ROSE DI LANUD MAIMUN SALEH SABANG DARI TAHUN 2006 - 2010
ABSTRAK
Dalam operasi penerbangan dikenal ada tiga tahapan yaitu lepas
landas ( take-off), menjelajah (cruising), dan mendarat (landing). Dari tiga
tahapan tersebut yang sangat rawan dalam keselamatan penerbangan
adalah lepas landas dan mendarat, karena banyak kecelakaan pesawat
terjadi pada saat tahapan tersebut. Di Lanud Maimun Saleh penulis
mencoba mengkaji besarnya distribusi arah dan kecepatan angin dengan
metode kembang angin.
Metode yang digunakan adalah metode Wind Rose dan untuk
mencari Cross Wind komponen U dan V dari suatu vector angin dapat
dikaitkan untuk mencari Cross Wind di landasan. Komponen V adalah
komponen angin Utara–Selatan, sedangkan komponen U adalah komponen
Timur-Barat. Hal ini selanjutnya diaplikasikan dalam mencari komponen U
dan V terhadap landasan pacu. Landasan pacu Lanud Maimun Saleh Kota
Sabang membujur 1000 – 2800.
Pola angin permukaan di Lanud Maimun Saleh Sabang dominan
berhembus dari arah Timur, Barat Daya dan Barat. Pola ini dapat dilihat
dari windrose serta dari tabel hasil pengolahan data dimana angin lebih
dominan datang dari arah Timur (090o) dengan variasi kecepatannya 6
sampai 10 knot, serta dominan dari arah Barat Daya (230o) dan Barat
(270o) dengan kecepatan 6 sampai 10 knot.Angin yang memotong landasan
umumnya bertiup dari arah Barat Daya sebesar 0.078% sedangkan angin
yang bertiup dari arah Timur dan Barat persentasi angin yang memotong
landasan sangat kecil sebesar 0.009%. Angin Barat Daya yang memotong
landasan terjadi pada bulan Maret sampai November sedangkan pada bulan
lain angin dominan bertiup dari Timur, Barat serta Calm terjadi pada bulan
Desember sampai Januari yang memiliki persentasi sangat kecil untuk
memotong landasan.
| 20121124.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain