Tugas Akhir
PEMUTAKHIRAN ZONA MUSIM KABUPATEN ASAHAN DENGAN METODA CLUSTERING TAHUN 1990 - 2010
ABSTRAK
Curah hujan merupakan salah satu informasi meteorologi yang dibutuhkan
oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola hujan
bulanan dan musim di kabupaten Asahan. Daerah Asahan merupakan dataran
rendah memiliki karakteristik yang di pengaruhi oleh hamparan pegunungan
Bukit Barisan membentang membelah Pulau Sumatera, dan laut selat Malaka .
Kabupaten Asahan juga merupakan daerah perkebunan pemerintah dan swasta
terbesar di Sumatera Utara karena dataran rendah,dengan demikian perlu
diketahui pola hujan dan musim tiap daerah tertentu untuk menunjang programprogram
pemerintah ataupun masyarakat pada sektor pertanian,
perikanan,kehutanan dan lain sebagainya di Asahan.
Untuk mengetahui pola hujan di kabupaten Asahan perlu dilakukan suatu
analisis dengan mengelompokkan distribusi curah hujan bulanan tiap-tiap
daerah secara spasial erat kaitannya dengan luasan wilayah yang mencirikan
pola-pola tertentu. Clustering merupakan proses statistika yang membagi suatu
wilayah menjadi beberapa daerah yang memiliki pola distribusi curah hujan
yang berbeda. Pengelompokan didasarkan pada pola curah hujan wilayah
kemudian dari tiap wilayah diidentifikasi gambaran umum tipe hujan dan
musim dengan menggunakan data curah hujan bulanan 20 tahun (1990-2010)
wilayah kabupaten Asahan.
Berdasarkan hasil analisis dengan mengunakan metode clustering
diketahui pola hujan bulanan dan musim kabupaten Asahan. Dari hasil analisis
tersebut daerah Asahan dibagi menjadi lima (lima) cluster,dari kelima cluster
diketahui sifat hujan bulanan dalam tiap cluster. Sifat hujan Kabupaten Asahan
menurut analisis memiliki tipe Ekuatorial,serta diketahui pola distribusi curah
hujan awal musim kemarau dan musim hujan.
| 20121066.1 | 551 SIM p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain