Tugas Akhir
ANALISA DINAMIK KASUS BANJIR DI KABUPATEN KERINCI 13 MARET 2010
ABSTRAK
Cuaca dan Iklim di Indonesia dipengaruhi fenomena global, regional, dan
lokal. Fenomena lokal yang berkontribusi terhadap kondisi cuaca Indonesia,
seperti topografi yang bergunung, berlembah, daerah pantai, dan sebagainya.
Pada tanggal 13 Maret 2010 telah terjadi banjir di beberapa wilayah di
Kabupaten Kerinci. Kejadian banjir tersebut diakibatkan oleh tingginya intensitas
curah hujan selama sepekan terakhir sehingga menyebabkan meluapnya Sungai
Hiang.
Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan cara
menganalisis data - data yg dikumpulkan dari skala global, regional maupun lokal.
Skala global dan regional dilihat sebagai latar belakang yang mendukung
terjadinya gangguan cuaca. Adapun fenomena lokal yang menjadi penyebab
utama yang dianalisa adalah melihat indeks stabilitas keadaan atmosfer udara atas
dari data sounding, sinop, serta nilai vortisitas dan divergensinya.
Berdasarkan hasil analisa, disimpulkan bahwa kejadian hujan lebat
tersebut disebabkan oleh:
1. Keadaan atmosfer di lapisan atas yang labil
2. Nilai vortisitas yang negatif dan divergensi yang positif, menunjukkan
adanya pergerakan massa udara ke atas
3. Kelembaban udara yang cukup tinggi, sehingga memicu terbentuknya
awan-awan konvektif
4. Tendensi tekanan yang cenderung menurun, sehingga kemungkinan
cuaca buruk terjadi
5. Gradien suhu yang tinggi antara jam 00 UTC dengan jam 03 UTC,
menandakan konvektivitas yang kuat
| 20121036.1 | 551 AND a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain