Buku
ANALISIS VARIASI PERUBAHAN ARAH DAN KECEPATANANGIN PERMUKAAN DI BANDARA ADISUCIPTO YOGYAKARTA TAHUN 1991 - 2000
ABSTRAK
Di dalam operasi penerbangan terdapat 3 tahapan, yaitu lepas landas (take-off),
penjelajahan (cruising), dan pendaratan (landing). Ketiga tahapan tersebut
membutuhkan informasi keadaan angin untuk menjaga pesawat terbang dalam keadaan
stabil.
Demi meningkatkan mutu pelayanan meteorologi untuk penerbangan diperlukan
analisis variasi angin permukaan. Hal ini dapat menggunakan berbagai macam metode,
salah satunya adalah menggunakan metode Wind Rose. Dari analisis ini diharapkan
dapat membantu prakirawan untuk memprakirakan keadaan angin di suatu bandara
pada umumnya dan khususnya Bandara Adisucipto.
Dari hasil analisis variasi perubahan arah dan kecepatan angin permukaan di
bandara Adisucipto Yogyakarta pada bulan Januari dari tahun 1991 sampai Desember
tahun 2000, didapatkan bahwa angin permukaan di Bandara Adisucipto tidak
mengalami perubahan sebelum tahun 1996 dan sesudah tahun 1996 yang merupakan
tahun dimulainya pembangunan dan perluasan daerah pendaratan (runway) dari 1850
meter menjadi 2200 meter. Pembangunan runway dibandara Adisucipto, arah pada
kedua ujung landasan sudah sesuai dengan arah angin terbanyak. Jadi Bandara
Adisucipto selama rentang waktu 10 tahun dari tahun 1991-2000 dapat dinyatakan
layak pakai untuk kegiatan penerbangan.
| 20121003.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain