Skripsi
PEMANFAATAN DATA SATELIT NASA – GFWED DAN FIRMS DALAM PENENTUAN PELUANG TERJADINYA TITIK PANAS BERDASARKAN FIRE WEATHER INDEX (FWI) DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Pencegahan dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) memiliki peran yang sangat penting mengingat berbagai dampak negatif seperti kerusakan ekosistem yang ditimbulkan. Sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Ogan Komering Ilir tercatat sebanyak 864 hektar lahan terbakar dan data ini meningkat signifikan dibandikan luas lahan yang terbakar pada tahun sebelumnya. Data observasi yang digunakan untuk menentukan indeks kebakaran hutan yang dilakukan sampai saat ini masih kurang memadai bahkan di Kabupaten Ogan Komering Ilir sendiri belum dilakukan pengamatan observasi sama sekali. Sehingga, data penginderaan jauh sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengamatan terutama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan. Oleh karena itu, dengan diperlukan pemanfaatan data satelit NASA – GFWED dan FIRMS untuk mengetahui peluang terjadinya titik panas di Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Adapun indeks kebakaran yang digunakan adalah FWI dan FFMC sehingga akan didapatkan perbandingan peluang titik panas di kabupaten Ogan Komering Ilir pada beberapa titik yang telah dipilih. Data yang digunakan adalah data harian titik panas serta nilai indeks FWI dan FFMC harian tahun 2001 sampai dengan 2016 dengan lokasi berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Indeks FWI dan FFMC yang diperoleh dari satelit memiliki korelasi yang tinggi terhadap data FWI dan FFMC yang diperoleh dari data observasi sebesar 0,9 dan 0,66. Secara umum, indeks FWI dan FFMC menunjukkan peluang tertinggi terjadinya titik panas ketika nilai indeks berada pada kelas ekstrem. Indeks FWI dan FFMC lebih sesuai digunakan untuk menentukan potensi kebakaran pada periode musim September – Oktober – November (SON).
| 201953010.1 | K 010 NAI p | My Library (RAK SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain