Skripsi
ANALISIS VARIABILITAS DAN PROYEKSI CURAH HUJAN EKSTREM DI JAWA BARAT
Pada penelitian ini membahas tentang pengaruh perubahan iklim pada pola curah hujan ekstrem di Jawa Barat dengan menggunakan skenario RCP 4.5 dan RCP 8.5 dengan membandingkan data curah hujan harian dengan model ACCESS-1, CSIROMK3.6, MIROC-5 ) serta ensemble ketiga model tersebut dari NASA Earth Exchange Global Daily Downscaled Projections (NEX-GDDP tiap sub musim dengan metode Extreme Dependency Score (EDS). Penelitian ini memproyeksikan indeks curah hujan ekstrem 30 tahun (2011-2040). Tiga indeks curah hujan ekstrem yang dikeluarkan oleh Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI) terdiri dari Rx1day, R50mm, dan R95p digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode proyeksi (2011-2040) menggunakan RCP 8.5 yang memiliki tren peningkatan signifikan indeks hujan ekstrem yang lebih banyak dibanding dengan RCP 4.5. Untuk RCP 8.5 curah hujan maksimum akan meningkat pada wilayah Indramayu, Majalengka, Purwakarta, Sukabumi dan Ciamis. Peningkatan hari hujan terjadi pada wilayah Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Indramayu. Curah hujan ekstrem akan meningkat pada wilayah Bekasi, Karawang, dan Bogor.
| 201953016.1 | K 016 HUT a | My Library (Rak Skripsi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain