Skripsi
ANALISIS POLA DAN JADWAL TANAM KENTANG SAAT KEJADIAN ENSO DI KABUPATEN BANJARNEGARA DAN WONOSOBO
Informasi pola dan jadwal tanam sangat dibutuhkan oleh petani untuk menghindari risiko kegagalan panen dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. El Nino dan La Nina merupakan fenomena cuaca global yang akan mempengaruhi jumlah curah hujan sehingga akan merubah pola dan jadwal tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh El Nino dan La Nina terhadap perubahan pola dan jadwal tanam kentang di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rata-rata curah hujan dan rata-rata suhu udara tahun 1981-2010 dan data fisik tanah. Metode yang digunakan adalah perhitungan neraca air lahan Thornwaithe-Mattter pada setiap tipe iklim Schmidt Ferguson di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena El Nino dan La Nina menyebabkan perubahan pola tanam dari kondisi normalnya. Ketika El Nino kuat, pola tanam pada wilayah tipe iklim A mengalami perubahan yang semula 3 kali tanam kentang menjadi 2 kali tanam. Pada tipe iklim C yang semula 2 kali tanam berubah menjadi 1 kali tanam kentang. Saat El Nino kuat, musim tanam mengalami pergeseran dengan kemundurun awal musim tanam selama sebulan. Saat El Nino sedang dan lemah juga terdapat perbedaan pola tanam dan mengalami pergeseran jadwal tanam dibanding normalnya. Ketika La Nina kuat, pola tanam pada tipe iklim B berubah menjadi dapat ditanami 3 kali tanam. Pergeseran jadwal tanam kentang yaitu maju sebulan pada masing-masing tipe iklim, kecuali tipe iklim A yang tidak berubah dari normal nya. Saat La Nina sedang dan lemah juga mengubah pola tanam dan terjadi pergeseran awal musim tanam dibandingkan normal nya.
| 201953009.1 | K 009 UTA a | My Library (RAK SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain