Skripsi
KAJIAN SEBARAN ASAP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI RIAU SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI ATMOSFER (Studi Kasus Daerah Riau Tanggal 28 Agustus 2016)
Dalam beberapa tahun belakangan ini di Indonesia tidak luput dari masalah asap yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan, hal tersebut sangat jelas mengganggu aktivitas masyarakat selain itu juga dapat menimbulkan masalah lain seperti gangguan kesehatan, ISPA dan juga berdampak pada kerugian ekonomi negara. Dengan mengetahui tingkat kepekatan asap terparah menggunakan indeks partikulat dan visibillity terendah dari data observasi maka penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2016. Sehingga perlu dilakukan kajian untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan yang menimbulkan sebaran asap pada tahun 2016, Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis RH, Suhu, Hotspot, Trayektori, Konsentrasi PM10, Curah hujan, Visibillty, vertical velocity (kecepatan vertikal) dan streamline. Dari hasil penelitian dengan menggunakan data tersebut dapat dijelaskan bahwa faktor curah hujan rendah, suhu udara tinggi dan rh kering dapat mendukung terjadinya kebakaran hutan yang menyebabkan sebaran asap. Kondisi tersebut di dukung dengan data Konsentrasi PM10 yang mengalami peningkatan hingga batas ambang tidak sehat. Dari kecepatan vertikal (vertical velocity) pada tanggal 28 Agustus 2016 yang nilainya positif di permukaan terutama pada pagi hari, kemudian pada siang hari secara umum asap bergerak hingga ketinggian 925 mb, keadaan tersebut disebabkan oleh kondisi atmosfer yang stabil sehingga asap yang disebabkan kebakaran hutan tidak mampu bergerak ke lapisan yang lebih tinggi.
| 201751132.1 | M 17 132 PRA k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain