Skripsi
IDENTIFIKASI DAN PREDIKSI KEJADIAN UPWELLING DI PERAIRAN SELATAN JAWA TIMUR DAN BALI
Potensi perikanan laut menjadi salah satu aset bangsa yang memberikan kontribusi sangat besar dalam perekonomian Indonesia. Potensi perikanan ini tidak terlepas dari ketersedian klorofil di wilayah perairan Indonesia.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga metode, yaitu:Statistik, Komparatif, dan Analitik. Data yang digunakan antara lain: data suhu muka laut hasil pencitraan MODIS pada satelit Aqua dengan resolusi 4 km pada tahun 2002-2015, data Klorofil-A hasil pencitraan MODIS pada satelit Aqua dengan resolusi 4 km pada tahun 2002-2015, dan data wind stress hasil pencitraan ASCAT pada satelit MetOp dan NOAA dengan resolusi 27 km pada tahun 2002-2015.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa Kejadian upwelling di perairan Selatan Jawa Timur mulai terjadi pada bulan Juni yang teridentifikasi dengan anomali suhu permukaan laut dibawah normal, massa air yang bergerak dari arah timur menuju barat, dan konsentrasi Klorofil-A yang tinggi. Pada bulan Juli daerah kejadian upwelling semakin meluas kearah barat dan mencapai puncaknya pada bulan Agustus. Prediksi konsentrasi Klorofil-A menggunakan persamaan regresi linier berganda menunjukkan hasil yang sangat baik untuk memprediksi kosentrasi Klorofil-A pada tahun 2002 sampai 2015 dengan nilai korelasi 0,8 dan nilai RMSE 0,3. Pada prediksi konsentrasi Klorofil-A pada tahun 2016 menunjukkan hasil yang baik meskipun mengalami penurunan nilai korelasi, dimana nilai korelasi prediksi konsentrasi Klorofil-A pada tahun 2016 menunjukkan nilai 0,6, namun menunjukkan peningkatan pada nilai RMSE dengan nilai RMSE pada tahun 2016 sebesar 0,2
| 201751110.1 | M 17 110 SIA i | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain