Skripsi
UJI TINGKAT AKURASI PRODUK RADAR CUACA DAN RELASI ZR DALAM MELAKUKAN ESTIMASI CURAH HUJAN DI TERNATE
Radar cuaca merupakan salah satu alat penginderaan jarak jauh yang dapat digunakan untuk melakukan estimasi curah hujan dengan memanfaatkan hubungan antara reflektivitas (Z) dan rain rate (R) di suatu lokasi. Kondisi faktor lokal pada setiap daerah yang berbeda-beda memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap performa radar dalam melakukan estimasi curah hujan. Dalam hal ini, terdapat beberapa produk yang dapat digunakan untuk melakukan estimasi curah hujan. Selain itu penentuan konstanta a dan b pada relasi Z-R juga perlu dipertimbangkan untuk menghasilkan estimasi yang lebih baik karena harga Z untuk beberapa daerah di permukaan bumi berbeda – beda tergantung pada kondisi iklim setempat, ketepatan hubungan Z-R yang sesuai dengan kondisi iklim setempat adalah sangat penting bagi prediksi hujan dari data reflektifitas radar. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk menguji produk radar mana dan persamaan relasi Z-R mana yang paling akurat dalam melakukan estimasi curah hujan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keakuratan hasil estimasi hujan menggunakan Radar Cuaca Doppler C-Band merek Gematronik di Ternate. Adapun produk yang digunakan adalah 3 produk yang menggunakan konstanta a dan b default radar dari CAPPI, CMAX dan PPI 1O, serta produk SRI yang menggunakan konstanta a dan b Marshall-Palmer, Rosenfald Tropical dan Tropical Z-R dari Singapura. Pengolahan data radar dilakukan pada aplikasi Rainbow5 di menu Rain Dart, kemudian data hasil olahan disusun secara time series selama 2 bulan, lalu dilakukan perbandingan grafik antara hasil observasi dan estimasi setiap produk dan dilakukan uji statistik Korelasi, MAE, RMSE dan mencari indeks dari Tabel Kontingensi.
Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa produk CMAX dan SRI cenderung lebih baik dalam melakukan estimasi curah hujan dengan nilai korelasi yang baik dan indeks tabel kontingensi terbaik, walaupun pada produk CMAX memiliki nilai MAE dan RMSE yang besar namun produk CMAX mampu merepresentasikan pola fluktuasi yang mirip dengan observasi pada titik pos hujan. Sedangkan perbandingan tingkat akurasi antara produk SRI yang menggunakan konstanta a dan b yang berbeda, menunjukkan bahwa persamaan yang menggunakan konstanta a dan b Marshall-Palmer lebih baik daripada Rosenfald Tropical dan Tropical Z-R dari Singapura.
| 201751107.1 | M 17 107 MAD u | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain